Senin, 02 September 2013

Negara Pakistan



اسلامی جمہوریۂ پاکستان
Islāmī Jumhūrī-ye Pākistān
Republik Islam Pakistan
Bendera Lambang
Mottoاتحاد، تنظيم، يقين مُحکم
Ittehad, Tanzeem, Yaqeen-e-Muhkam
(Urdu: "Iman, Persatuan, Disiplin")
Lagu kebangsaan"Qaumi Tarana"
"Lagu Kebangsaan"
Ibu kota Islamabad
Kota terbesar Karachi
Bahasa resmi Urdu (Bahasa Resmi), Inggris
Pemerintahan Republik
 -  Presiden Asif Ali Zardari
 -  Perdana Menteri Yousaf Raza Gillani
Kemerdekaan
 -  - Dari Britania Raya
14 Agustus 1947 
Luas
 -  Total 803,940 km2 (34)
 -  Air (%) 3,1
Penduduk
 -  Perkiraan 2006 165.803.560 (6)
 -  Sensus -
 -  Kepadatan 188/km2 (56)
PDB (KKB) Perkiraan 2004
 -  Total US$392 miliar (26)
 -  Per kapita US$2.567 (135)
Mata uang Rupee (PKR)
Zona waktu PST (UTC+5)
 -  Musim panas (DST) tidak ada (UTC+5)
Ranah Internet .pk
Kode telepon 92
Pakistan (Listeni /ˈpækɪstæn/ atau Listeni /pɑːkiˈstɑːn/; bahasa Urdu: پاکِستان) (pengucapan bahasa Urdu: [paːkɪˈst̪aːn] ( simak)), secara resmi bernama Republik Islam Pakistan (bahasa Urdu: اسلامی جمہوریۂ پاکِستان) adalah sebuah negara di Asia Selatan. Negara ini memiliki garis pantai sepanjang 1.046-kilometer (650 mil) dengan Laut Arab dan Teluk Oman di bagian selatan, berbatasan dengan negara Afghanistan dan Iran di bagian barat, India di bagian timur dan China di arah timur laut.[1] Tajikistan terletak sangat berdekatan dengan Pakistan, namun dibatasi oleh daratan sempit yang disebut Koridor Wakhan. Pakistan terletak secara strategis di antara daerah-daerah penting di Asia Selatan, Asia Tengah, dan Timur Tengah.[2]
Dahulu, wilayah Pakistan saat ini merupakan situs dari kebudayaan kuno seperti budaya Neolitik, Mehrgarh dan Peradaban Lembah Sungai Indus. Dan merupakan bagian dari sejarah Veda, Persia, Indo-Yunani, peradaban Islam, dinasti Turki-Mongol dan kebudayaan Sikh melalui berbagai invasi. Sebagai akibatnya, tempat ini memiliki berbagai peninggalan berbagai dinasti seperti dinasti Persia, Khalifah Ummayah, kekaisaran Maurya, kekaisaran Mongol, kesultanan Mughal, kesultanan Sikh dan terakhir Imperialisme Inggris. Pakistan memperoleh kemerdekannya dari Imperialisme Inggris pada tahun 1947 setelah gerakan kemerdekaan yang dipimpin oleh Mohammad Ali Jinnah yang menginginkan negara merdeka dari bagian barat dan timur Kemaharajaan Britania Raya yang didominasi oleh Islam. [3]. Setelah mengadopsi konstitusi baru pada tahun 1956, Pakistan secara resmi menjadi negara Republik Islam. [4] Pada tahun 1971, sebuah perang sipil terjadi di negara bagian Pakistan Timur yang akhirnya membuat negara bagian tersebut berpisah menjadi negara baru bernama Bangladesh. [5]
Pakistan merupakan negara federal dengan sistem parlemen yang terdiri dari 4 provinsi dan 4 daerah federal. Dengan penduduk lebih dari 170 juta orang, Pakistan menjadi salah satu negara terpadat di dunia dan memiliki penduduk Muslim terbanyak di dunia setelah Indonesia. [6]. Pakistan juga merupakan negara yang memiliki multi-etnis dan memiliki variasi dari segi geografis. Di masa setelah kemerdekaan, Pakistan mengalami ketidakstabilan dalam pemerintah dan konflik yang terus terjadi dengan negara tetangga terdekatnya, India. Negara ini memiliki berbagai tantangan dan masalah, seperti kemiskinan, buta aksara, korupsi serta serangan teroris.

Etimologi

Nama Pakistan berarti tanah yang murni dalam bahasa Urdu maupun bahasa Persia. Nama ini dicetuskan sebagai Pakstan oleh Choudhary Rahmat Ali, seorang tokoh gerakan Pakistan yang menerbitkan sebuah pamflet berjudul [Now or Never]]. [7] Nama ini juga merupakan sebuah portmanteau dari nama-nama etnis utama yang terdapat di Pakistan yaitu : Punjab, Afgan, KashmIr, Sindh, dan Baluchistan.

0 komentar:

Posting Komentar