Kamis, 07 November 2013

6 Teknik SEO Terbaik Dalam Menggunakan rel=canonical

Rel=canonical merubakan bagian penting dari struktur situs web Anda ketika berbicara masalah SEO. Beberapa hari yang lalu saya telah menulis artikel tentang beberapa kesalahan orang dalam menggunakan atribut rel=canonical. Kali ini kita akan melakukan teknik terbaik tentang cara menggunakan canonical pada halaman Anda. Atribut rel=canonical adalah cara untuk membiarkan mesin pencari tahu bahwa ada versi canonical atau alternatif dari halaman saat ini tersedia di tempat lain. Halaman sekarang memiliki data yang sama dengan sumber aslinya namun diatur secara berbeda (diurutkan, disingkat, diformat, dll). Hal ini mengurangi risiko situs Anda mendapati sanksi untuk duplikasi konten. Dan mesin pencari seperti itu juga karena itu salah satu halaman harus dijelajah dan diindex.

Untuk membantu Anda membuat yang terbaik dari rel=canonical Anda, berikut adalah beberapa praktik SEO yang harus diingat.

6 Praktik SEO Untuk Menggunakan rel=canonical
  • Jangan Menggunakan Canonical Kecuali Ada Duplikasi Konten - Jangan menambahkan rel=canonical kecuali ada sebagian besar konten yang terduplikasi. Jika ada dua halaman atau lebih memiliki konten yang sama maka Anda mungkin harus meng-canonicalsasi itu.
  • Gunakan hanya satu rel=canonical per halaman. Anda tidak dapat menunjukkan beberapa halaman sumber. Rel=canonical yang ada setelah yang pertama akan diabaikan.
  • Tentukan URL yang ingin Anda tampilkan - Anda dapat membuat salah satu halaman muncul dalam hasil pencarian. Tapi pastikan Anda membuat asosiasi yang besar dan tidak menambahkan rel=canonical pada halaman asli.
  • Pastikan bahwa target canonical Anda tidak mengarah ke halaman 404.
  • Halaman asli tidak harus berisi tag "noindex".
  • Letakkan di head - Pastikan Anda menempatkan rel=canonical di bagian <head> situs Anda. Jika itu dimasukkan dalam body percuma saja karena akan diabaikan.
Saya harap ini dapat membantu Anda dan menambah pengetahuan kita semua tentang cara menggunakan rel=canonical yang lebih baik. Jika Anda menyukai artikel ini jangan lupa di share yaa... :)

0 komentar:

Posting Komentar